Pengertian Hukum Internasional Menurut Para Pakar

Loading...
 
Pengertian Hukum Internasional Menurut Para Pakar, Sebagai berikut :

Menurut W. Michael Reisman, Pengertian Hukum Internasional adalah aturan-aturan hukum yang melindungi kedaulatan rakyat bukan kedaulatan negara atau penguasa, dimana yang seringkali dijadikan sebagai tameng untuk menindas rakyat.


Mochtar Kusumaatmadja mengatakan bahwa, Pengertian Hukum Internasional adalah keseluruhan kaidah-kaidah dan asas-asas hukum yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas-batas negara (hubungan internasional) yang bukan bersifat perdata.

 
Dari pengertian hukum internasional diatas dapat disimpuLkan bahwa, Pengertian Hukum Internasional adalah keseluruhan aturan-aturan hukum yang mengatur hubungan atau persoalan antara negara.


Hukum internasional secara sederhana dapat dipahami sebagai seperangkat aturan yang ditujukan dan dibuat oleh negara-negara berdaulat secara ekslusif. Dalam hal ini, sebagaimana yang dinyatakan oleh Lassa Oppenheim bahwa hukum internasional bukanlah suatu peraturan yang diberlakukan sebagaimana halnya suatu hukum yang dimiliki oleh negara. Akan tetapi hal ini tidak terlepas dari kaidah hukum internasional itu sendiri yang tidak secara langsung menunjuk pada persoalan konstitusi di dalam negeri, coontohnya seperti bagaimana pemerintahan nasional itu dibentuk.
 
 

Hukum Internasional pada dasarnya dibuat untuk mencegah timbulnya perang atau dengan kata lain untuk mengatur hubungan-hubungan antara negara, sehingga dapat menjamin ketertiban dan kedamaian di dalam masyarakat internasional.


Ali Sastromidjojo melihat adanya perbedaan antara Hukum Nasional dengan Hukum Internasional sebagai berikut.


Perbedaan Pertama : Subjek daripada hukum nasional pada pokoknya adalah individu, anggota masyarakat nasional, sedangkan subjek daripada hukum internasional ialah negara, anggota masyarakat internasional.


Perbedaan Kedua : Subjek hukum internasional yaitu negara mempunyai kedaulatan, sedangkan subjek hukum nasional yaitu individu di dalam masyarakat nasionalnya tidak mempunyainya, malahan harus tunduk pada kedaulatan negaranya.
 

Perbedaan Ketiga : Terletak pada sumbernya daripada hukum nasional dan hukum internasional. Kebiasaan-kebiasaan yang menjadi sumber hukum nasional berkembang karena hubungan-hubungan antara individu-individu dalam masyarakat suatu negara. Selain itu ada juga peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh badan legislatif. Kebiasaan-kebiasaan yang menjadi sumber hukum internasional bukan timbul karena hubungan antara individu-individu, tetapi timbul di antara negara-negara yang masing-masing mempunyai kedaulatan. Di dalam masyarakat internasional tidak terdapat badan legisatif yang mempunyai hak untuk membuat peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk semua negara.

Sekian dari saya pembahasan mengenai pengertian hukum internasional menurut para pakar, semoga tulisan saya mengenai pengertian hukum internasional menurut para pakar dapat bermanfaat.

Sumber Buku yang digunakan dalam penulisan pengertian hukum internasional menurut para pakar :

– Titik Triwulan Tutik, 2006. Pengantar ilmu Hukum. Yang Menerbitkan PT Prestasi Pustakaraya : Jakarta.
Gambar Pengertian Hukum Internasional Menurut Para Pakar
Gambar Pengertian Hukum Internasional Menurut Para Pakar