Ekosistem : Apa itu Ekosistem Hutan Musim ?

Loading...
 
Pengertian Ekosistem Hutan Musim menurut Arief adalah ekosistem hutan campuran yang berada di daerah beriklim muson (monsoon), yaitu daerah dengan perbedaan antara musim kering dan basah yang terlihat jelas. Tipe ekosistem hutan musim terdapat pada daerah-daerah yang memiliki tipe iklim C dan D (tipe iklim menurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson) dengan rata-rata curah hujan antara 1.000-2.000 mm/tahun.

 
Penyebaran lokasi ekosistem hutan musim meliputi wilayah negara-negara yang beriklim musim (monsoon), contohnya : di Indonesia, Myanmar, India, Australia Utara dan Afrika Timur. Di Indonesia, tipe ekosistem hutan musim berada di Jawa (terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur), di kepulauan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.
 
Jenis tumbuhan yang berada dalam ekosistem hutan musim didominasi oleh spesies-spesies pohon yang menggugurkan daun pada musim kering, oleh sebab itu tipe ekosistem hutan musim disebut juga hutan gugur daun. Pada umumnya ekosistem hutan musim hanya memiliki satu lapisan tajuk dengan tajuk-tajuk pohon yang tidak saling tumpang-tindih, sehingga makin banyak sinar matahari yang bisa masuk ke hutan sampai ke lantai hutan, apalagi pada saat pohon sedang mengugurkan daunnya. Hal itu memungkinkan tumbuh dan berkembangnya berbagai spesies semak dan herba yang menutuo lantai hutan secara rapat, sehingga menyulitkan bagi manusia untuk masuk ke dalam hutan.
 
Pada Musim Kering, sebagian besar pepohonan pada ekosistem hutan musim menggugurkan daunnya, tetapi lamanya daun gugur tergantung pada persediaan air dalam tanah, dan hal demikian dapat berbeda-beda antartempat dalam hutan yang sama. Sebagai contoh : Untuk tempat-tempat yang ada di pinggir sungai yang selalu ada cukup air, menyebabkan daun-daun pada pohon gugur secara bergantian, namun dalam hal ini tidak setiap spesies pohon menggugurkan semua daunnya. Satu hal yang perlu diketahui pada akhir musim kering banyak dijumpai pohon yang mulai berbunga.

Kemudian setelah masuk Musim Hujan, pepohonan mampu memproduksi daun baru, biji dan buah, hal ini dapat terjadi sepenjang air dalam tanah cepat tersedia bagi tumbuhan. Bunga yang dihasilkan pepohonan di ekosistem hutan musim sering berukuran besar dan memiliki warna yang terang, hal ini berbeda jika dibandingkan dengan bunga yang dihasilkan oleh pepohonan di ekosistem hutan tropis. Bunga pohon dalam ekosistem hutan musim pada umumnya kelihatan pada bagian luar tajuk, sehingga mudah dilihat oleh binatang-binatang atau serangga-serangga penyerbuk.
 
Menurut ketinggian tempat dari permukaan laut, Ekosistem Hutan Musim dapat dibedakan menjadi dua zona atau wilayah sebagai berikut :
  1. Zona 1 dinamakan hutan musim bawah, hal ini karena terletak pada daerah dengan ketinggian tempatnya antara 0-1.000 m dari permukaan laut.
  2. Zona 2 dinamakan hutan musim tengah dan atas, hal ini karena terletak pada daerah dengan ketinggian tempatnya antara 1.000-4.100 m dari permukaan laut.
Demikianlah pembahasan mengenai ekosistem hutan musim, semoga tulisan saya mengenai ekosistem hutan musim dapat bermanfaat.

Sumber: Buku dalam Penulisan Ekosistem Hutan Musim :

– Indriyanto, 2010. Ekologi Hutan. Yang Menerbitkan PT Bumi Aksara : Jakarta.
Gambar Pengertian Ekosistem Hutan Musim
Gambar Pengertian Ekosistem Hutan Musim