. Apa itu Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung | Pengertian Pakar
loading...
loading...

Apa itu Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung

Pengertian Pakar
 
| Demokrasi Langsung |

Pengertian Demokrasi Langsung adalah sistem pemerintahan yang mewujudkan kedaulatan di tangan rakyat pada suatu negara, setiap warga negaranya dapat menyampaikan langsung tentang persoalan dan pendapatnya kepada pihak eksekutif. Jadi dalam demokrasi langsung adanya parlemen (senat) hampir tidak diperlukan.
 
Bentuk demokrasi langsung sedikit tradisional, akan tetapi cukup demokratis. Di zaman pemerintahan Khalifah al Rasyidah setelah Nabi Muhammad SAW wafat, para pemimpin pemerintahan di setiap hari jumat duduk mendengarkan pendapat dan permasalahan rakyatnya. Ini menunjukkan bahwa sistem demokrasi langsung merupakan sistem demokrasi yang tradisional.
 
Jadi demokrasi langsung diadakan hanya dalam pemilihan lembaga eksekutif, sedangkan untuk fungsi legislatif sebagai lembaga pengawas jalannya pemerintahan, rakyatlah yang langsung mengontrol. Namun karena kesibukan sehari-hari rakyat dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka, maka diperlukan suatu lembaga khusus yang mengawasi jelannya pemerintahan seperti parlemen (senat).
 
Dalam demokrasi langsung, antara yang memilih dan dipilih berhubungan secara langsung. Sebagai contoh para calon anggota eksekutif berserta keluarganya langsung berhadapan dengan pengagumnya, berkomentar tentang program rencana kerjanya dan pemilih (rakyat) menilai orang (person atau individu) tersebut secara langsung.
 
Demokrasi langsung ini dapat memakai sistem lain yaitu proporsional, tetapi tentu saja sumbang karena memakai berbagai lambang, kendati para pemilih menginginkan berhadapan langsung dengan orang yang akan dipilih dan akan mewakilinya dalam parlemen nanti.

 

| Demokrasi Tidak Langsung |

Pengertian Demokrasi Tidak Langsung adalah sistem pemerintahan dimana untuk mewujudkan kedaulatan ditangan rakyat diperlukan semacam lembaga legislatif (Parlemen atau senat). karena banyaknya jumlah masyarakat di suatu negara, sehingga tidak mungkin seluruhnya duduk di lembaga tersebut. Dalam demorasi tidak langsung ini, adanya parlemen (senat) sangat dibutuhkan untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Lembaga inilah yang semasa jabatannya diwajibkan mencari data permasalahan dari berbagai keluhan masyarakat dalam pemerintahan negara. Mereka dilengkapi dengan berbagai hak seperti hak menyelidiki, berpendapat dan mengawasi.
 
Dalam demokrasi tidak langsung, biasanya untuk memilih pemimpinnya diadakan pemilihan umum. Pemilihan umum itu bersistem distrik atau bersistem proporsional. Jadi dalam pemilihan umumnya rakyat tidak langsung memilih calon pemimpinnya tetapi melalui perwakilan terlebih dahulu di lembaga legislatif. Sebagai contoh demokrasi tidak langsung : Untuk memilih presiden RI, rakyat tidak langsung memilih tetapi melewati perwakilan, yaitu rakyat pertama memilih wakilnya di DPR, yang selanjutnya setelah DPR ditambah dengan utusan daerah menjadi MPR, MPR inilah kemudian yang memilih presiden.
 
Sekian pembahasan mengenai demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung, semoga tulisan saya mengenai demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung dapat bermanfaat.

Sumber : Buku dalam Penulisan Apa itu Demokrasi Langsung dan Demokrasi Tidak Langsung :

– Inu Kencana Syafiie, 2001. Pengantar Ilmu Pemerintahan. Penerbit PT Refika Aditama : Bandung.
Gambar Pengertian Demokrasi Langsung dan Demokrasi Tidak Langsung

Gambar Pengertian Demokrasi Langsung dan Demokrasi Tidak Langsung

 
Apa itu Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung | utsman ali |